Sosialisasi Bela Negara Bontang: Pemkot Perkuat Ketahanan Keluarga di Era Digital
KaltimExpose.com, Bontang – Pemerintah Kota Bontang menggelar Sosialisasi Bela Negara Bontang bagi kader PKK sebagai langkah memperkuat ketahanan keluarga di tengah dinamika era digital. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Mangrove BSD, Bontang Utara, Rabu (26/11).
Dilansir dari PPID Kota Bontang, kegiatan Sosialisasi Bela Negara Bontang dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Dasuki, mewakili Wali Kota Bontang. Mengusung tema “Mewujudkan Ketahanan Keluarga melalui Pembinaan Kesadaran Bela Negara”, agenda ini menegaskan pentingnya keluarga sebagai fondasi karakter bangsa.
Dalam sambutannya, Asisten Dasuki menegaskan bahwa bela negara tidak hanya menjadi tugas TNI dan Polri, tetapi merupakan kewajiban seluruh warga negara.
“Setiap dari kita dapat mengambil peran sesuai kapasitas, profesi, dan lingkungan masing-masing. Keluarga adalah benteng pertahanan pertama bangsa. Keluarga yang kuat, berlandaskan nilai Pancasila, cinta tanah air, disiplin, dan gotong royong, akan melahirkan generasi penerus yang tangguh dan berkarakter,” ujarnya.
Ia juga menyoroti ancaman era digital seperti hoaks, narkoba, radikalisme, dan konflik sosial. Menurutnya, keluarga harus menjadi ruang perlindungan utama bagi anak-anak.
Peran Strategis Kader PKK dalam Menjaga Ketahanan Keluarga
Ketua TP PKK Kota Bontang, Nur Kalbi Agus Haris, turut hadir memberikan dukungan kepada peserta Sosialisasi Bela Negara Bontang. Ia menyebut kader PKK memiliki peran penting dalam menanamkan nilai bela negara sejak dari rumah.
“Para ibu memiliki peran luar biasa dalam membentuk karakter anak dan menjaga ketahanan keluarga. Semangat bela negara harus dimulai dari hal sederhana di rumah, seperti menanamkan disiplin, membiasakan gotong royong, dan menjaga keharmonisan keluarga,” ujarnya.
Nur Kalbi berharap kader PKK dapat menjadi motor penggerak untuk menyebarkan nilai-nilai bela negara hingga tingkat RT/RW dan komunitas yang lebih luas melalui kegiatan seperti Sosialisasi Bela Negara Bontang.
Peserta Capai 450 Orang, Antusiasme Tinggi
Kepala Bakesbangpol Kota Bontang, Deddy Haryanto, dalam laporannya menyampaikan bahwa Sosialisasi Bela Negara Bontang berlangsung selama tiga hari, 26–28 November 2025, dengan jumlah peserta mencapai 450 orang. Peserta berasal dari kader PKK, Dharma Wanita Persatuan Bakesbangpol, serta Srikandi Bela Negara.
“Antusiasme ibu-ibu menjadi bukti bahwa semangat bela negara terus hidup dalam diri kita,” ungkap Deddy.
Ia menegaskan bahwa rangkaian Sosialisasi Bela Negara Bontang tahun ini dirancang untuk memperkuat ketahanan keluarga sebagai basis pembentukan karakter bangsa.
Melalui Sosialisasi Bela Negara Bontang, Pemerintah Kota Bontang berharap nilai-nilai bela negara dapat diwariskan secara konsisten mulai dari keluarga. Penguatan ini diharapkan menyebar hingga ke lingkungan masyarakat, sehingga ketahanan keluarga dan kesadaran bela negara semakin mengakar di era digital.
Update Berita Kaltim gak harus ribet! Yuk Gabung Channel WhatsApp Kaltim Expose Whatsapp Kaltim Expose untuk dapetin informasi terbaru dengan cara yang mudah dan menyenangkan.





