KaltimExpose.com, Samarinda –  Terlepas dari metode konvensional seperti mandi busa dan meditasi, ilmu pengetahuan sedang mengeksplorasi pendekatan yang agak tidak konvensional untuk meredakan stres dan meningkatkan kesejahteraan emosional: berteriak. Meskipun teriakan mungkin terdengar tidak masuk akal, penelitian menunjukkan bahwa teriak yang tepat dapat memberikan manfaat mengejutkan bagi kesehatan mental Anda.

Dokter Dipak Patade, konsultan internal di Rumah Sakit Multispesialis Adhikari Lifeline, Palghar, menjelaskan potensi manfaat ekspresi primitif ini.

Cathartic Release: Dokter Patade menjelaskan bahwa berteriak dapat berfungsi sebagai bentuk katarsis, pelepasan emosi dan stres yang tertahan secara sehat. Dengan vokalisasi perasaan yang intens, kita dapat merasakan perasaan lega dan mendapatkan kendali yang lebih baik atas emosi kita. Ini seperti menekan tombol reset untuk keadaan emosional kita.

Menemukan Teriakan yang Tepat: Tidak semua teriakan diciptakan sama. Dokter Patade menyarankan bahwa jenis teriakan tertentu mungkin lebih terapeutik. Teknik seperti teriakan primitif atau menggunakan ruang teriakan yang ditunjuk dapat memberikan pelepasan yang lebih fokus dibandingkan dengan sekadar berteriak karena frustrasi.

Namun, kunci terletak pada asal usul teriakan tersebut. Berteriak dari “tempat beracun,” yang dipicu oleh kemarahan atau agresi terhadap orang lain, dapat mengurangi nilai terapeutiknya, jelasnya.

Tubuh dan Berteriak: Dampak berteriak melampaui pikiran. Dokter Patade menyoroti bagaimana berteriak dapat memiliki efek positif dan negatif pada kesehatan fisik. Peningkatan tekanan darah, dan sistem kekebalan yang melemah adalah beberapa risiko potensialnya.

Meskipun penelitian tentang manfaat kesehatan berteriak masih terus berlangsung, Dokter Patade menekankan potensinya sebagai alat untuk meredakan stres dan pelepasan emosional ketika digunakan secara moderat dan dari ruang emosional yang sehat. Jadi, pertimbangkanlah untuk menemukan ruang aman untuk melepaskan teriakan yang terkendali ketika Anda merasa terlalu tertekan. Ingatlah, ini tentang melepaskan emosi yang tertahan, bukan tentang memunculkan kekacauan. Namun, perhatikan juga efek fisik yang mungkin terjadi dan prioritaskan kesejahteraan Anda secara keseluruhan. Jika Anda mengalami stres kronis atau kesulitan emosional, mencari bantuan profesional tetap menjadi langkah terbaik.

 

Ikuti berita menarik lainnya di saluran whatsapp dan google news Kaltim Expose

Iklan