KaltimExpose.com, Samarinda –  Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian Kota Samarinda menggelar acara KOPI ANDI (Asyik Ngobrol Diskusi) bertempat di Hotel Jamrud I pada Rabu, 12 Juni 2024. Acara ini dihadiri oleh 80 pelaku UKM dari berbagai sektor di Kota Samarinda, yang bertujuan untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan komitmen di antara para pelaku usaha kecil dan menengah.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian Kota Samarinda, Ibu Nurrahmani, SIP, MM, menegaskan pentingnya tiga hal yang menunjang kesuksesan, yakni komunikasi, koordinasi, dan komitmen. “Komunikasi ini yang kami harus wadahi karena kalau kita mencarikan waktu khusus bertemu tanpa perencanaan itu susah”.

Nurrahmani menekankan bahwa KOPI ANDI bukan hanya sekadar ajang pertemuan antar pelaku UKM, tetapi juga melibatkan ritel, hotel, dan bahkan mahasiswa. “Kopi Andi masuk kampus,” tambahnya. Dengan demikian, banyak informasi yang dapat diserap dari berbagai pihak, sekaligus menjadi forum untuk berbagi solusi.

Menurutnya, KOPI ANDI bersifat santai dan terbuka. “Kopi andi ini santai aja lah pokoknya bawa anak juga boleh, ya kan saya yang tahu ruhnya UMKM ini pastikan tidak bisa meninggalkan keluarga,” ucapnya. Hal ini menunjukkan upaya dinas untuk membuat suasana yang nyaman dan inklusif bagi para pelaku UKM.

Selain KOPI ANDI, Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian Kota Samarinda juga memiliki berbagai program inovatif lainnya seperti Welcome Drink, Welcome Makan, Welcome Souvenir, dan JINAK LEH UKM (Jendela Informasi Aktual Oleh-oleh UKM). Program JINAK LEH UKM memungkinkan UKM untuk memasarkan produk mereka dengan cara yang lebih mudah dan efisien. “UKM memasukkan barang kita kurasi jadi nanti kalau orang mau beli itu enggak usah bingung ke mana ketika dia taruh di sini langsung keluar nomor teleponnya,” jelasnya.

Dalam hal permodalan, Pemerintah Kota Samarinda telah meluncurkan ‘Program Bertuah’, yakni program kredit Berusaha, Beruntung, dan Berkah (Bertuah) bekerja sama dengan Bankaltimtara. Program ini menawarkan kredit tanpa bunga untuk mendukung ekspansi dan pertumbuhan UKM. “Hari ini kan khusus tentang ekspansi pasar ya. Saya berharap ini satu visi bahwa mereka tahu apa yang menjadi kewajiban mereka, kemudian apa saja yang harus dilakukan, dan dia tahu sampai mana kemampuannya,” ujar Nurrahmani.

Kopi Andi pada sesi ini difokuskan untuk ekspansi pasar, Nurrahmani berharap pelaku UKM memahami tanggung jawab mereka dan apa yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut. “Saya tidak mengatakan sulit, tapi ada tahap-tahap yang mereka harus lalui yang bisa diceritakan story suksesnya yang bisa disampaikan kepada pihak lain. Jadi kalau pihak lain mau bergabung, ikutilah cara itu,” katanya.

Dahlia Natalia, S.M., M.M, salah satu pembicara di acara KOPI ANDI, menambahkan bahwa masih ada tantangan yang harus dihadapi oleh UKM, khususnya dalam hal pencatatan keuangan. “Masalah catatan keuangannya memang masih belum sempurna,” ujarnya. Ini menunjukkan bahwa meskipun banyak upaya yang dilakukan, masih ada aspek-aspek yang perlu ditingkatkan agar UKM bisa semakin berjaya.

Acara KOPI ANDI yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian Kota Samarinda ini akan menjadi agenda rutin dan merupakan langkah nyata untuk memperkuat UKM. Dengan komunikasi yang baik, koordinasi yang solid, dan komitmen yang kuat, diharapkan UKM Samarinda dapat tumbuh dan bersaing, tidak hanya di pasar lokal tetapi juga di tingkat nasional dan internasional.

 

Update Berita Kaltim gak harus ribet! Yuk, ikuti Saluran Whatsapp Kaltim Expose dan google news Kaltim Expose untuk dapetin informasi terbaru dengan cara yang mudah dan menyenangkan.

Iklan