Revitalisasi Pasar Segiri Samarinda Masih Terkendala Anggaran, Pemkot Upayakan DAK dari Pusat
KaltimExpose.com, Samarinda – Rencana revitalisasi dan pemindahan Pasar Segiri—pasar terbesar di Kota Samarinda yang beroperasi 24 jam—masih memasuki tahap perencanaan matang oleh Pemerintah Kota Samarinda. Proyek ini menjadi salah satu prioritas Wali Kota, namun realisasinya belum dapat dimulai karena keterbatasan anggaran daerah.
Asisten II Pemkot Samarinda, Barnabas, menjelaskan bahwa efisiensi anggaran menjadi tantangan utama pemerintah daerah, terutama setelah adanya pemotongan anggaran ke daerah.
“Jelas prioritas. Masalahnya sekarang karena efisiensi anggaran,” ujarnya Dilansir dari Tribun Kaltim, Rabu (26/11/2025).
Pemkot Cari Sumber Pendanaan Alternatif
Untuk mengatasi hambatan finansial, Pemkot Samarinda tengah mengupayakan berbagai sumber pembiayaan alternatif. Salah satu opsi yang sedang didorong adalah bantuan dari pemerintah pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang fisik Kementerian Perdagangan.
“Kami berupaya untuk mencari jalur. Mana tahu pemerintah pusat juga memberikan bantuan lewat Kementerian Perdagangan, karena di sana ada DAK-nya,” terang Barnabas.
Meski belum masuk dalam APBD 2026, proses perencanaan revitalisasi tetap berjalan. Barnabas memastikan bahwa Detail Engineering Design (DED) telah rampung, sementara sejumlah alternatif lokasi pemindahan tengah dikaji, termasuk kawasan Segiri 2 di Jalan D.I. Panjaitan, Samarinda Utara.
Konsep Pasar Rakyat Modern dengan Zonasi Tertata
Pemkot juga menyiapkan konsep pasar baru yang berbeda dari Pasar Pagi yang didesain semi-mal. Pasar Segiri yang baru akan mengusung model pasar rakyat modern dengan sistem zonasi yang lebih tertata, berfokus pada komoditas bahan kebutuhan pokok.
“Kalau ini dari pasar rakyat yang menjual barang-barang lebih dominan sayur-mayur, bahan kebutuhan pokok lainnya,” jelasnya.
Barnabas menambahkan bahwa Pasar Segiri selama ini menjadi pusat distribusi utama berbagai komoditas seperti kentang, kol, bawang, dan cabai untuk wilayah Samarinda dan sekitarnya.
Tetap Optimistis Revitalisasi Bisa Berjalan
Menghadapi keterbatasan anggaran, Pemkot Samarinda memilih langkah diplomasi dengan pemerintah pusat dan berbagai pihak yang berpotensi membantu pendanaan.
“Kita harus pandai-pandai mencari, selama itu tidak melanggar ketentuan,” tegasnya.
Meski dihadapkan pada berbagai tantangan, Pemkot tetap optimistis bahwa revitalisasi Pasar Segiri dapat dimulai pada 2026.
“Kita optimistis pada 2026 siapa tahu nanti ada jalannya. Kita tidak tahu, mungkin ada DAK dari pusat bisa bantu,” pungkasnya.
Update Berita Kaltim gak harus ribet! Yuk Gabung Channel WhatsApp Kaltim Expose Whatsapp Kaltim Expose untuk dapetin informasi terbaru dengan cara yang mudah dan menyenangkan.





