KUA-PPAS 2026 Resmi Disepakati, Pemerintah Daerah dan DPRD PPU Mantapkan Langkah Penyusunan APBD

Bupati PPU, Mudyat Noor, bersama unsur pimpinan DPRD menandatangani Nota Kesepakatan Bersama Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026, Jumat, (21/11/2025) (foto:Diskominfo PPU)

KaltimExpose.com, Penajam –  Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menetapkan Nota Kesepakatan Bersama Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026. Kesepakatan itu ditandai dengan penandatanganan oleh Bupati PPU, Mudyat Noor, bersama unsur pimpinan DPRD pada Jumat (21/11/2025).

Dilansir dari Diskominfo PPU, Penandatanganan tersebut menjadi penutup rangkaian pembahasan antara eksekutif dan legislatif yang berlangsung intensif dalam beberapa pekan terakhir.

Dalam sambutannya, Bupati Mudyat Noor menyampaikan apresiasi kepada seluruh pimpinan dan anggota DPRD atas komitmen dan kerja keras mereka menyelesaikan pembahasan KUA-PPAS 2026. Ia menekankan bahwa kesepakatan ini merupakan wujud sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD dalam menjaga kesinambungan pembangunan di PPU.

Bupati menjelaskan, KUA–PPAS 2026 mencerminkan kemampuan fiskal daerah sebagai dasar penyusunan Rancangan APBD 2026. Meski begitu, pemerintah daerah tetap harus melakukan penyesuaian pendapatan dan belanja menyusul pemangkasan Dana Transfer Umum, terutama Dana Bagi Hasil (DBH), oleh Pemerintah Pusat sebagaimana tertuang dalam surat Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan pada 23 September 2025.

“Ketergantungan kita terhadap pendanaan pusat masih sangat besar. Karena itu, belanja daerah harus difokuskan pada belanja minimal, wajib, dan mengikat,” tegasnya.

Dalam rancangan KUA-PPAS 2026, pendapatan daerah diproyeksikan sebesar Rp1,48 triliun, sementara belanja direncanakan Rp1,47 triliun. Selisih kurang sekitar Rp13,78 miliar ditutup melalui pembiayaan netto, sehingga APBD 2026 tetap berada pada posisi zero defisit.

Menutup sambutannya, Bupati berharap pembahasan lanjutan Rancangan APBD dapat terus berjalan dalam suasana kolaboratif. Ia mengajak seluruh pihak menjadikan momentum penyesuaian anggaran ini sebagai langkah awal untuk meningkatkan efisiensi tata kelola keuangan daerah menuju pembangunan yang lebih terarah.

Sementara itu, Ketua DPRD PPU, Raup Muin, yang memimpin jalannya rapat, menyampaikan terima kasih kepada Bupati, Wakil Bupati, dan seluruh tamu undangan yang hadir. Ia turut memohon maaf apabila terdapat kekurangan selama pelaksanaan rapat.

“Semoga penyusunan APBD pada tahun-tahun mendatang semakin baik dan menjadi pijakan kuat bagi pembangunan Kabupaten Penajam Paser Utara,” ujarnya.

Rapat paripurna turut dihadiri Wakil Bupati PPU Abdul Waris Muin, Sekretaris Daerah Tohar, unsur pimpinan DPRD, serta perwakilan berbagai instansi terkait.


Update Berita Kaltim gak harus ribet! Yuk Gabung Channel WhatsApp Kaltim Expose Whatsapp Kaltim Expose untuk dapetin informasi terbaru dengan cara yang mudah dan menyenangkan.

Iklan