KaltimExpose.com, Nusantara –  Persiapan menjelang upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia di Ibu Kota Nusantara (IKN) Kalimantan Timur terus berlangsung dengan intensif. Rapat koordinasi yang diadakan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno bersama pejabat terkait pada Rabu (29/5/2024) di Gedung Kementerian Sekretariat Negara membahas berbagai aspek penting pelaksanaan upacara tersebut. Rapat ini turut dihadiri oleh Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono dan Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio.

Rapat Persiapan dan Pembahasan Detail

Dalam rapat tersebut, dibahas secara mendalam mengenai peserta upacara hingga waktu pelaksanaannya. “Itu (peserta upacara) yang tadi dibahas. Nanti, besok, ada dua-tiga hari rapat detail masalah tadi,” ujar Heru Budi Hartono usai rapat pada Rabu malam.

Selain membahas jumlah undangan dan peserta, waktu pelaksanaan upacara juga menjadi fokus utama. Mengingat IKN berada di Kalimantan Timur yang termasuk wilayah waktu Indonesia Tengah (WITA), kepastian jam dimulainya upacara perlu dipastikan lagi. “Besok rapat dengan Menteri PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat),” lanjut Heru.

Penentuan Waktu Upacara

Heru menjelaskan bahwa waktu pelaksanaan upacara pada 17 Agustus 2024 dapat dimulai pada pukul 10.00 WITA atau 11.00 WITA. Keputusan akhir mengenai hal ini akan diambil setelah rapat lebih lanjut dengan pihak terkait. “Nanti ya kita berikan yang terbaik,” tambahnya.

Kesiapan Infrastruktur dan Teknis

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono telah memastikan bahwa prasarana untuk pelaksanaan upacara HUT ke-79 RI di IKN sudah siap digunakan. Saat kunjungan kerja di Kawasan Istana Presiden, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN pada 6 Mei 2024, Basuki menegaskan, “Saya bertanggung jawab untuk penyiapan prasaranannya. Baik prasarana untuk pelaksanaan upacara, prasarana untuk pelaksana upacara, dan prasarana untuk pengamanan upacara.”

Momen Bersejarah Perpindahan Ibu Kota

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, mengungkapkan bahwa perayaan HUT ke-79 RI akan menjadi momen perpindahan Ibu Kota Negara dari Jakarta ke Nusantara di Kalimantan Timur. “Peresmian Ibu Kota Nusantara (IKN) akan menjadi momentum pelepasan status Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta menjadi Daerah Khusus Jakarta (DKJ),” kata Heru.

Rangkaian Acara Perayaan

Kegiatan perayaan akan berlangsung mulai 1 Agustus dengan acara dzikir di IKN, dilanjutkan dengan berbagai acara lainnya hingga puncaknya pada 17 Agustus 2024. “Ya kira-kira seperti itu (ibu kota resmi pindah), mulai 1 Agustus ada kegiatan dzikir di IKN, berlanjut dengan acara-acara berikutnya,” jelas Heru.

Selain itu, Presiden Joko Widodo juga direncanakan meresmikan masjid di IKN pada 18 Agustus 2024, yang akan menjadi awal kegiatan pemerintahan di ibu kota baru. “Tanggal 18 Agustus juga Bapak Presiden rencananya akan meresmikan masjid IKN, dan itu kerangka awal untuk melakukan kegiatan pemerintahan di IKN,” papar Heru.

Seremonial Pelepasan Status DKI Jakarta

Pada 17 Agustus 2024, akan ada acara seremonial yang digelar untuk melepas status DKI Jakarta menjadi Daerah Khusus Jakarta (DKJ). “Ada seremonial yang kira-kira nanti melepas bendera dan duplikat proklamasi dari Monas ke Istana Jakarta, dari Istana Jakarta nanti menuju ke Istana IKN. Itu menandakan bahwa persiapan upacara 17 Agustus di IKN,” ucap Heru.

Presiden Joko Widodo telah menandatangani Undang-Undang (UU) Nomor 2 Tahun 2024 tentang Provinsi Daerah Khusus Jakarta (DKJ) pada 25 April 2024. Berdasarkan UU tersebut, Jakarta akan tetap berkedudukan sebagai Ibu Kota Negara sampai adanya Keputusan Presiden mengenai pemindahan ibu kota ke Nusantara.

Keputusan Presiden dan Tahap Pemindahan

Staf Khusus Presiden Bidang Hukum, Dini Purwono, menyatakan bahwa penerbitan Keputusan Presiden (Keppres) tentang pemindahan ibu kota sepenuhnya menjadi kewenangan Presiden. “Kapan persisnya keppres akan terbit, bergantung sepenuhnya kepada kewenangan Presiden,” ujarnya.

Tahap pemindahan dan pembangunan IKN diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 63 Tahun 2022. Tahap pertama yang mencakup kurun waktu 2022-2024 telah dimulai dengan pemindahan tahap awal.

Dengan persiapan yang matang dan koordinasi lintas sektor, upacara HUT ke-79 RI di IKN diharapkan tidak hanya berlangsung sukses tetapi juga menjadi simbol bersejarah bagi Indonesia. Transformasi Ibu Kota Nusantara menjadi pusat pemerintahan yang baru membawa harapan dan semangat baru untuk masa depan yang lebih baik.

 

Update Berita Kaltim gak harus ribet! Yuk, ikuti Saluran Whatsapp Kaltim Expose dan google news Kaltim Expose untuk dapetin informasi terbaru dengan cara yang mudah dan menyenangkan.

Iklan